Logo Universitas STEKOM
MENU
UMKM Sebagai Dapur Pacu Perekonomian
UMKM 17 dibaca

UMKM Sebagai Dapur Pacu Perekonomian

J

Juni Amanullah, M.Pd

UMKM

Diterbitkan

calendar_today 2 September 2021

Keberadaan UMKM tidak dapat dihindarkan, karena keberadaanya sangat bermanfaat dalam pendistribusian dan perindustrian pendapatan masyarakat. UMKM menciptakan kreativitas yang sejalan dengan usaha untuk mempertahankan dan mengembangkan unsur tradisi dari kebudayaan masyarakat. UMKM menyerap tenaga kerja dalam skala yang besar mengingat jumlah penduduk Indonesia yang besar sehingga hal ini dapat mengurangi tingkat pengangguran. Keberadaan UMKM yang bersifat padat karya, menggunakan teknologi yang sederhana dan mudah dipahami mampu menjadi sebuah wadah bagi masyarakat untuk bekerja.


Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang pengertian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah:

1. Usaha mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan yang memenuhi kriteria usaha mikro sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini.

2. Usaha kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar yang memenuhi kriteria usaha kecil sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang ini.

3. Yang dimaksud usaha kecil dan menengah adalah kegiatan usaha dengan skala aktivitas yang tidak terlalu besar, menejemen masih sangat sederhana, modal yang tersedia terbatas, pasar yang dijangkau juga belum luas.

4. Usaha menengah adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan orang perseorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung mapun tidak langsung dengan usaha kecil atau usaha besar dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan sebagai diatur dalam Undang-Undang ini. Dunia usaha adalah usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah, dan usaha besar yang melakukan kegiatan ekonomi di wilayah yang bersangkutan.

5. Kata lain dari pelaku usaha adalah wirausahawan (enterpreneurship). Secara sederhana, wirausahawan dapat diartikan sebagai pengusaha yang mampu melihat peluang dengan mencari dana serta sumberdaya lain yang diperlukan untuk menggarap peluang tersebut, berani menanggung resiko yang berkaitan dengan pelaksanaan bisnis yang ditekuninya, serta menjalankan usaha tersebut dengan rencana pertumbuhan dan ekspansi. 


UMKM sebagai salah satu instrumen untuk menaikkan daya beli masyarakat. UMKM menjadi sangat strategis dalam mengerakkan perekonomian nasional, kegiatan usahanya mencakup hampir semua lapangan usaha sehingga kontribusi UMKM menjadi sangat besar bagi peningkatan pendapatan kelompok masyarakat. Dalam pengembangan UMKM  langkah ini tidak semata-mata merupakan langkah yang harus di ambil oleh Pemerintah dan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Pihak UMKM sendiri sebagai pihak internal yang dikembangkan, dapat mengayunkan langkah bersama2 dengan pemerintah. Karena potensi yang kita miliki kreatifitas usaha dengan memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah. 


Termasuk usaha kecil dan menengah adalah semua pedagang kecil dan menengah adalah semua pedagang kecil dan menengah, penyedia jasa kecil menengah, petani dan peternak kecil dan menengah, kerajinan rakyat dan industri kecil seperti warung dikampung-kampung, toko kelontong, koprasi serba usaha, koprasi unit desa, toserba, ternak ayam, dsb. UMKM memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sehingga mampu memperkecil jurang pemisahan antara yang kaya dengan yang miskin. Peran UMKM juga sangat penting dalam kehidupan masyarakat kecil yaitu sebagai salah satu sarana untuk mengentaskan masyarakat dari kemiskinan, meratakan tingkat perekonomian rakyat kecil, memberikan pemasukan devisa bagi negara.


J

Tentang Penulis

Juni Amanullah, M.Pd

Penulis — Universitas STEKOM

Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.