• (024) 6723456
  • info@stekom.ac.id

Apa sih analisis CRM itu ?

Analisis CRM ialah data mengenai kinerja penjualan dan customer service perusahaan. Data pelanggan yang diperoleh dapat menginformasikan keputusan bisnis efektif. Proses Analitik CRM dapat menggunakan software CRM untuk memperoleh data dan pembuatan laporan secara otomatis.

Lalu Apa Manfaat Analisis CRM dalam Bisnis :
1. Evaluasi layanan pelanggan(Customer Service Evaluations)
Evaluasi kinerja melalui aktivitas layanan pelanggan dengan menggunakan analisis CRM, jika penilaian dalam bentuk angka dapat digunakan sebagai peningkatan tim uagar tercapai tujuan.
2. Data Pelanggan yang Akurat(Accurate Customert Data)
Analisis CRM memastikan untuk dapat menjangkau data pelanggan yang tepat sesuai dengan pemasaran demografis maupun email marketing.
3. Analisis Pelanggan yang menyeluruh(Throught Customer Analytics)
Analisis CRM dapat menjawab pertanyaan terkait karakteristik pelanggan meliputi sikap, perilaku pelanggan dalam membeli produk berulang , kepuasan meggunakan produk dan lainnya untuk digunakan dalam menyempurnakan marketing strategy.
4. Generasi Memimpin yang Efisien (Efficient Lead Generation)
Analisis CRM dapat memberi tahu marketing strategy mana yang paling berkorelasi dengan pembelian , sehingga efektif
meningkatkan penjualan.

Macam Analisis CRM yang Perlu diperhatikan :
Berikut Metrik penting dalam menggunakan platform software CRM dalam menawarkan analisis terukur yang luas:
1. Analisis CRM Pra-Penjualan(Pre-Sale CRM Analytics)
a.  New Leads(Prospek baru)
Proses melacak aktivitas tim penjualan seperti kemungkinan menghabiskan banyak waktu untuk menelepon calon pelanggan baru atau mengirim proposal untuk selanjutnya melihat seberapa baik konversi menjadi penjualan.
b. Prospek(prospects)
Aktivitas melacak sebelum tim penjualan mengidentifikasi prospek dan mereka mengidentifikasi prospek untuk menentukan apa yang berhasil dan tidak.
c. Interaksi pribadi(Personal interactions)
Menelepon atau mengirim email adalah satu hal penting untuk dapat menjangkau seseorang. Lacak data berapa banyak panggilan atau email yang mengarah ke percakapan, berapa sering interaksi tersebut terjadi dan berapa lama. Jika percakapan mengarah pada tindakan pelanggan, maka dapat langsung dilacak.
d  Keterlibatan situs web(Website engagement)
Platfoem Program CRM menyediakan tools untuk mengidentifikasi orang-orang yang mengunjungi situs web perusahaan, mengikuti media sosial. Informasi tersebut dapat digunakan untuk mengumpulkan prospek potensial pelanggan baru untuk ditargetkan.
e.  Keterlibatan tambahan(Additional engagement)
Sampel gratis dan demo produk menjadi strategi untuk mendapatkan pelanggan pertama kali, mengundang calon pelanggan ke acara online maupun tatap muka. Pada proses tersebut perusahaan dapat melacak seberapa sering pendekatan ini berubah menjadi penjualan – hal itu dapat menginformasikan keputusan di masa mendatang.

2. Analisis CRM pasca-penjualan(Post-sale CRM Analytics)

a.  Pelacakan masalah(Problem tracking)
Mencatat ajuan masalah pelanggan dan perbaiki secara berulang untuk mencapai kepuasan pelanggan yang maksimal. Semakin sedikit masalah aktif yang dimiliki pelanggan dengan produk , semakin besar kemungkinan berulang membeli produk.
b.   Pembelian tambahan(Additional Purchases)
Mendorong pelanggan untuk membeli satu produk dengan prospek, mereka mungkin membeli produk lain juga. Dalam hal ini,  Anda dapat menentukan produk mana yang akan dipasarkan kepada mereka di masa mendatang.
c.    Pola pembelian(Purchasing Patterns)
Melacak konsistensi atau variasi pelanggan saat membeli produk atau layanan berlangganan untuk menyimpulkan seberapa besar kemungkinan perusahaan mempertahankan mereka sebagai pelanggan. Untuk langkah mempertahankan pelanggan dapat dengan menawarkan diskon, promosi, atau manfaat loyalitas pelanggan lainnya.
d.  Segmentasi(Segmentations)
Gunakan data pasca-penjualan untuk kegiatan menganalisis di banyak pelanggan untuk membagi pelanggan  sesuai karakteristiknya.dan paling tidak – cenderung terus membeli produk Anda atau, lebih baik lagi, membeli produk tambahan.
e.  Pengeluaran(Spending)
Tentukan dampak setiap pelanggan terhadap pendapatan perusahaan untuk memutuskan berapa banyak sumber daya yang akan dialokasikan untuk setiap hubungan.
f.   Manajemen proyek umum(General Project Management)
Gunakan kemampuan manajemen proyek CRM sebagai langkah  mengidentifikasi aktivitas utama seperti penjualan yang sukses sehingga dapat menargetkan pelanggan saat ini untuk pembelian di masa mendatang, baik dari produk yang sama atau yang lain.

 Copyright stekom.ac.id 2018 All Right Reserved